
Fan-Tan secara harfiah berarti “pembagian berulang.” Permainan ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Dinasti Qing dan sangat populer di kalangan masyarakat Tionghoa pada abad ke-19. Berbeda dengan permainan kartu yang kompleks, Fan-Tan menggunakan alat yang sangat sederhana: sekelompok objek kecil (biasanya kancing, manik-manik, atau biji-bijian), sebuah tongkat bambu, dan sebuah mangkuk logam.
Cara Bermain: Langkah demi Langkah
Mekanisme permainan ini sangat visual dan mudah diikuti, bahkan bagi pemula sekalipun.
- Tahap Awal: Dealer mengambil segenggam besar manik-manik atau kancing dari tumpukan utama dan menutupnya dengan mangkuk logam sehingga jumlahnya tidak diketahui oleh siapa pun.
- Tahap Taruhan: Pemain memasang taruhan pada angka yang mereka prediksi akan menjadi sisa akhir dari manik-manik tersebut. Pilihan angkanya hanya ada empat: 1, 2, 3, atau 4.
- Proses Pembagian: Setelah taruhan ditutup, dealer membuka mangkuk dan menggunakan tongkat bambu untuk memisahkan manik-manik tersebut ke dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 4 manik-manik.
- Penentuan Pemenang: Dealer terus memisahkan kelompok berisi 4 manik-manik tersebut hingga tersisa kelompok terakhir. Jumlah manik-manik yang tersisa di kelompok terakhir (1, 2, 3, atau 4) adalah angka kemenangannya.
Contoh: Jika setelah dibagi habis per empat biji ternyata sisa terakhir adalah 3 biji, maka pemain yang memasang taruhan pada angka “3” dinyatakan menang.
Jenis Taruhan dalam Fan-Tan
Meskipun intinya menebak sisa angka, kasino modern menyediakan berbagai variasi taruhan untuk membuat permainan lebih menarik:
- Fan (Taruhan Tunggal): Bertaruh pada satu angka (misalnya angka 2). Jika sisa 2, Anda menang.
- Nim: Bertaruh pada dua angka, di mana satu angka dianggap sebagai kemenangan dan angka lainnya dianggap seri (push).
- Kwok: Bertaruh pada dua angka sekaligus (misalnya 1 dan 2). Jika salah satu keluar, Anda menang.
- Nga Tan: Bertaruh pada tiga angka sekaligus. Peluang menangnya besar, namun pembayarannya lebih kecil.
Mengapa Fan-Tan Menarik?
1. Transparansi Tinggi
Tidak ada trik sulap tangan atau manipulasi kartu. Semua manik-manik ada di depan mata dan proses penghitungannya dilakukan secara manual dan terbuka menggunakan tongkat.
2. Tempo Permainan yang Tenang
Berbeda dengan Craps atau Slot yang bising dan cepat, Fan-Tan memiliki ritme yang lebih lambat dan meditatif. Menonton dealer memisahkan manik-manik satu per satu memberikan sensasi ketegangan yang perlahan.
3. Peluang Adil
Karena hanya ada 4 kemungkinan hasil, peluang dasar pemain adalah 25%. Di kasino, biasanya ada potongan komisi kecil (sekitar 5%) dari setiap kemenangan sebagai keuntungan rumah (house edge).
Kesimpulan
Fan-Tan adalah saksi bisu sejarah panjang budaya perjudian Asia. Meski terlihat kuno, kesederhanaan mekanismenya tetap relevan hingga saat ini, terutama di kasino-kasino besar di Macau atau platform kasino daring (online). Bagi Anda yang mencari variasi permainan selain kartu yang mengandalkan keberuntungan murni, Fan-Tan adalah pilihan yang menarik untuk dicoba.
Ingin saya bantu menjelaskan lebih detail mengenai perhitungan pembayaran (odds) untuk setiap jenis taruhan di Fan-Tan?
Link daftar silakan di klik : https://panached.org/
