Sejarah Kelam Judi Kartu Remi dan Mahjong: Jejak Taruhan di Zaman Dinasti China

tittle: Sejarah Kelam Judi Kartu Remi dan Mahjong: Jejak Taruhan di Zaman Dinasti China

Dunia perjudian modern tidak bisa dilepaskan dari pengaruh besar Dinasti China. Jauh sebelum kasino megah berdiri di Las Vegas atau Macau, masyarakat China kuno telah menciptakan sistem permainan yang sangat kompleks. Dua yang paling fenomenal adalah kartu remi (melalui kartu kertas kuno) dan Mahjong.

Artikel ini akan membahas sejarah munculnya kedua permainan ini serta bagaimana fungsinya bertransformasi menjadi media judi di masa kekaisaran.


1. Asal-usul Judi Kartu: “Uang yang Dimainkan” di Dinasti Tang

Kartu permainan diyakini pertama kali muncul pada masa Dinasti Tang (618–907 M). Pada masa itu, kartu dikenal sebagai Yezi Xi atau “Permainan Daun”.

Transformasi Menjadi Media Judi

Awalnya, kartu digunakan sebagai alat edukasi atau hiburan sederhana. Namun, memasuki masa Dinasti Ming, kartu kertas mulai didesain menyerupai denominasi uang kertas asli. Inilah titik awal judi kartu menjadi masif:

  • Kartu Madiao: Ini adalah bentuk paling awal dari judi kartu terorganisir. Kartu ini memiliki empat setelan (suits) yang mewakili jumlah uang.
  • Taruhan Nyata: Karena desainnya mirip uang, pemain mulai menggunakan kartu tersebut sebagai taruhan langsung. Permainan ini sangat adiktif sehingga banyak bangsawan di zaman Ming yang kehilangan harta bendanya hanya dalam satu malam.

2. Mahjong: Judi Strategi dari Masa Dinasti Qing

Jika kartu remi memiliki akar yang lebih tua, Mahjong muncul lebih belakangan, yakni pada masa Dinasti Qing (1644–1912). Meskipun sering dianggap sebagai permainan tradisional yang elegan, sejarah Mahjong sangat erat dengan budaya judi di pesisir China, terutama di wilayah Ningbo.

Mengapa Mahjong Menjadi Judi Favorit?

Mahjong menggunakan balok (tiles) yang terbuat dari bambu, tulang, atau gading. Permainan ini menjadi media judi populer karena:

  • Faktor Keberuntungan dan Skill: Tidak seperti dadu murni, Mahjong membutuhkan strategi tingkat tinggi, yang membuat para pejudi merasa memiliki kontrol atas kemenangan mereka.
  • Budaya Kedai Kopi dan Rumah Judi: Di akhir masa Dinasti Qing, rumah-rumah judi di Shanghai mulai menyediakan meja Mahjong khusus. Taruhan yang dipasang bisa berupa emas, perak, hingga akta tanah.

3. Dampak Sosial dan Larangan Kekaisaran

Perjudian kartu dan Mahjong di zaman Dinasti bukan tanpa hambatan. Pemerintah kekaisaran sering kali memandang judi sebagai ancaman serius bagi stabilitas negara.

  • Dekadensi Moral: Di masa Dinasti Qing, banyak pejabat pemerintah yang mengabaikan tugas mereka demi bermain Mahjong. Hal ini dianggap sebagai salah satu faktor internal yang memperlemah birokrasi China saat menghadapi serangan bangsa Barat.
  • Hukuman Berat: Beberapa kaisar mengeluarkan dekrit yang melarang prajurit bermain judi kartu. Hukumannya bisa berupa cambukan hingga pemecatan secara tidak hormat dari militer.
  • Kriminalitas: Judi memicu munculnya “Triad” atau organisasi rahasia di China yang awalnya mengelola rumah-rumah judi ilegal di kota-kota pelabuhan.

Perbandingan: Karakteristik Judi Kartu vs Mahjong

AspekJudi Kartu Kuno (Madiao)Judi Mahjong
Puncak KepopuleranDinasti MingDinasti Qing
Kelas SosialRakyat Jelata & PedagangBangsawan & Pejabat
Sifat PermainanCepat, bergantung pada angkaLambat, penuh strategi & taktik
Media TaruhanLangsung (Koin perak)Chip atau Barang Berharga

Kesimpulan: Warisan yang Bertahan Ribuan Tahun

Sejarah judi di zaman Dinasti China menunjukkan bahwa permainan seperti kartu remi dan Mahjong adalah produk kebudayaan yang luar biasa cerdas, namun memiliki sisi gelap ketika disalahgunakan untuk taruhan. Meskipun dilarang berkali-kali oleh kaisar, daya tarik kedua permainan ini terlalu kuat untuk dihilangkan, hingga akhirnya menyebar ke seluruh dunia melalui jalur perdagangan.

Saat ini, Mahjong dan kartu telah diakui sebagai bagian dari warisan budaya dunia, meskipun di banyak negara, aspek perjudiannya tetap diatur dengan hukum yang ketat.

Link daftar silakan di klik : https://panached.org/