Tittle : Daftar Artis yang Pernah Diperiksa Terkait Endorse Judi Online: Hanya Salah Paham?
Fenomena judi online di Indonesia semakin meresahkan. Di tengah upaya pemerintah memberantas praktik ilegal ini, sejumlah nama besar di dunia hiburan tanah air terseret karena diduga pernah mempromosikan situs perjudian.
Banyak dari mereka berdalih tidak mengetahui bahwa situs tersebut adalah platform judi dan mengiranya sebagai game online. Siapa saja mereka? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Deretan Publik Figur yang Pernah Dimintai Klarifikasi

Hingga tahun 2026, pihak kepolisian terus melakukan patroli siber untuk menindak tegas promosi konten negatif. Berikut adalah beberapa artis yang sempat dipanggil untuk memberikan keterangan:
1. Wulan Guritno
Aktris senior ini sempat menjadi sorotan tajam pada akhir 2023. Wulan diperiksa terkait video lama tahun 2020 yang diduga mempromosikan situs judi. Melalui manajernya, ia menyatakan merasa menjadi korban karena informasi yang diterima saat itu adalah promosi game online.
2. Denny Cagur
Komedian sekaligus anggota DPR ini juga sempat dimintai klarifikasi. Denny menegaskan bahwa dirinya dan puluhan artis lainnya (total 27 orang) telah memenuhi panggilan Bareskrim dan menjelaskan bahwa keterlibatan mereka didasari oleh ketidaktahuan.
3. Amanda Manopo
Bintang sinetron populer ini menjalani pemeriksaan selama 8 jam pada tahun 2023. Senada dengan rekan artis lainnya, Amanda mengklaim bahwa ia hanya melakukan pekerjaan sesuai kontrak endorsement yang ia kira adalah platform gim biasa.
4. Yuki Kato & Nikita Mirzani
Kedua publik figur ini juga masuk dalam daftar nama yang dipanggil pihak berwajib. Polisi melakukan pendalaman terkait konten-konten masa lalu yang pernah tayang di media sosial mereka.
Risiko Hukum Endorse Judi Online di Indonesia
Penting untuk diketahui bahwa mempromosikan judi online diatur dalam UU ITE. Berdasarkan Pasal 45 Ayat (2), setiap orang yang dengan sengaja mendistribusikan muatan perjudian dapat diancam:
- Pidana penjara paling lama 6 tahun.
- Denda maksimal Rp1 miliar.
Kesimpulan: Pentingnya Literasi Digital bagi Influencer
Kasus-kasus di atas menjadi pelajaran berharga bagi para influencer dan manajemen artis untuk lebih selektif dalam menerima endorsement. Pastikan untuk selalu mengecek legalitas sebuah platform sebelum melakukan promosi.
Link daftar silakan di klik : https://panached.org/
