Tittle : Sejarah Lengkap: Menelusuri Awal Muasal Judi di Indonesia.

Judi merupakan fenomena sosial yang memiliki akar sangat panjang dalam sejarah Nusantara. Meskipun saat ini dilarang keras secara hukum, memahami awal muasal judi di Indonesia memberikan gambaran tentang bagaimana praktik ini bertransformasi dari tradisi budaya menjadi komoditas ekonomi dan masalah sosial.
Sejarah perjudian di tanah air melibatkan berbagai fase, mulai dari permainan rakyat di zaman kerajaan, pengaruh pedagang asing, hingga kebijakan kontroversial pemerintah di masa lalu. Berikut adalah ulasan lengkapnya.
1. Zaman Kerajaan: Judi sebagai Permainan Ketangkasan
Awal muasal judi di Indonesia bermula dari tradisi masyarakat lokal jauh sebelum pengaruh Barat masuk. Pada masa ini, judi tidak dianggap sebagai industri, melainkan bagian dari hiburan rakyat atau ritual tertentu.
- Sabung Ayam: Inilah bentuk perjudian tertua yang tercatat di Nusantara. Di Jawa, Bali, dan Sulawesi, adu ayam bukan sekadar taruhan uang, melainkan simbol keberanian dan prestise sosial.
- Pengaruh Tiongkok: Melalui jalur perdagangan di abad ke-7 hingga ke-14, para pedagang dari Tiongkok memperkenalkan permainan dadu dan kartu ke pelabuhan-pelabuhan besar seperti Majapahit dan Sriwijaya.
2. Masa Kolonial Belanda: Judi sebagai Sumber Pajak
Pada era VOC dan pemerintah Hindia Belanda, perjudian mulai dikelola secara lebih formal. Bangsa Belanda melihat judi sebagai alat kontrol sosial sekaligus sumber pendapatan bagi kas kolonial.
- Pemberian Izin (Kapitan Cina): Pemerintah Belanda memberikan hak eksklusif kepada para pemimpin masyarakat Tionghoa (Kapitan) untuk membuka rumah judi resmi di Batavia (Jakarta).
- Pajak Judi: Menjelang abad ke-19, pajak dari sektor perjudian menyumbang persentase yang sangat besar dalam anggaran pembangunan infrastruktur kolonial di Batavia.
3. Pasca Kemerdekaan: Era Legalitas Ali Sadikin
Pasca proklamasi 1945, judi sempat dilarang karena dianggap bertentangan dengan semangat bangsa yang baru merdeka. Namun, kebutuhan akan dana pembangunan memicu perubahan kebijakan yang sangat signifikan.
Fenomena Ali Sadikin (1966–1977)
Salah satu babak paling terkenal dalam sejarah awal muasal judi di Indonesia terjadi saat Ali Sadikin menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
- Legalitas Kasino: Ali Sadikin melegalkan kasino dan lotre (seperti Lotto dan Toto) secara resmi.
- Tujuan Pembangunan: Dana hasil pajak judi digunakan secara transparan untuk membangun jalan, sekolah, puskesmas, dan fasilitas publik di Jakarta. Beliau beralasan bahwa daripada judi dilakukan secara sembunyi-sembunyi tanpa manfaat bagi negara, lebih baik dikelola negara untuk kepentingan rakyat.
4. Lahirnya Larangan Nasional: UU No. 7 Tahun 1974
Tekanan dari kelompok agama dan meningkatnya keresahan sosial membuat pemerintah pusat akhirnya mengambil langkah tegas.
| Periode | Status Hukum | Jenis Perjudian Populer |
| Kerajaan | Tradisi/Adat | Sabung Ayam, Dadu |
| Kolonial | Legal (Pajak) | Rumah Judi, Kartu |
| 1960-an | Legal (Lokal Jakarta) | Kasino, Lotre, SDSB |
| 1980-sekarang | Ilegal (Pidana) | Judi Online, Togel (Ilegal) |
Puncaknya terjadi pada tahun 1974 dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, yang mencabut semua izin perjudian di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali.
5. Masa Kini: Transformasi ke Judi Online
Meskipun dilarang secara fisik, perjudian tidak hilang begitu saja. Di era digital, fenomena ini bertransformasi menjadi judi online yang sangat sulit diberantas karena servernya yang sering berada di luar negeri. Pemerintah Indonesia kini berfokus pada penegakan UU ITE untuk memerangi praktik perjudian modern ini.
Kesimpulan
Mengetahui awal muasal judi di Indonesia menyadarkan kita bahwa praktik ini selalu beriringan dengan dinamika ekonomi dan politik bangsa. Dari sekadar tradisi sabung ayam hingga menjadi mesin pajak pembangunan di era Ali Sadikin, sejarah judi di Indonesia adalah perjalanan panjang antara kebutuhan finansial negara dan nilai-nilai moral masyarakat.
Kini, dengan hukum yang tegas, perjudian tetap menjadi isu krusial yang ditangani melalui pendekatan hukum pidana dan edukasi digital bagi masyarakat luas.
Link daftar silakan di klik : https://panached.org/
